TSGoGSCpBSG0TpMiTSOlGfr9Td==

Perjalanan Spiritual Cristian Gonzales, Jadi Mualaf pada 2003 hingga Bangun Masjid di Gresik

perjalanan spiritual cristian gonzales mualaf dan bangun masjid di gresik
Perjalanan spiritual Cristian Gonzales dari menjadi mualaf hingga membangun Masjid An Nur di Gresik menjadi bagian menarik dari kisah hidupnya. (Dok. Ist)

INDONESIATERKINI.ID — Nama Cristian Gonzales tidak hanya dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah memperkuat Timnas Indonesia. Di luar lapangan hijau, perjalanan spiritual mantan striker berdarah Uruguay tersebut juga menjadi kisah yang kerap menarik perhatian publik.

Jauh sebelum resmi menjadi warga negara Indonesia, Gonzales lebih dahulu mengambil keputusan penting dalam hidupnya dengan memeluk agama Islam. Langkah itu kemudian diikuti dengan berbagai bentuk pengabdian, termasuk membangun sebuah masjid di Jawa Timur.

Kiprah Cristian Gonzales bersama Timnas Indonesia

Cristian Gonzales resmi memperoleh status sebagai warga negara Indonesia pada 3 November 2010 melalui proses naturalisasi.

Pemain kelahiran Uruguay itu memenuhi syarat setelah menetap selama lima tahun di Indonesia tanpa meninggalkan wilayah Indonesia. Sebelum berganti kewarganegaraan, ia sudah lama berkarier di kompetisi sepak bola nasional.

Sejumlah klub yang pernah diperkuatnya antara lain PSM Makassar, Persik Kediri, dan Persib Bandung.

Setelah resmi menjadi WNI, Gonzales masih melanjutkan kariernya bersama beberapa klub Indonesia seperti Arema, Madura United, PSS Sleman, PSIM Yogyakarta, hingga RANS Nusantara.

Kesempatan membela Timnas Indonesia pun langsung datang. Gonzales menjadi bagian dari skuad Garuda pada ajang Piala AFF 2010 dan tampil sebagai salah satu pemain andalan.

Selama memperkuat Timnas Indonesia, ia mencatatkan 32 penampilan dengan koleksi 13 gol di berbagai ajang internasional. Catatan tersebut membuat namanya dikenang sebagai salah satu legenda sepak bola Indonesia.

Menjadi mualaf sebelum dinaturalisasi

Di balik perjalanan kariernya, keputusan Cristian Gonzales memeluk Islam juga menjadi salah satu kisah yang banyak diperbincangkan.

Ia diketahui mengucapkan dua kalimat syahadat pada 2003 di Masjid Al-Akbar, Surabaya. Sejak saat itu, Gonzales menggunakan nama Mustafa Habibi sebagai nama tambahannya.

Keputusan menjadi mualaf tersebut diambil beberapa tahun sebelum dirinya resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia.

Membangun Masjid An Nur di Gresik

Perjalanan spiritual Gonzales tidak berhenti pada keputusan memeluk Islam. Ia juga dikenal turut berkontribusi dalam pembangunan sebuah masjid di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Masjid tersebut mulai dibangun pada 2008 dan diberi nama Masjid An Nur.

Rumah ibadah itu berdiri di atas lahan dengan luas sekitar 500 meter persegi, menjadi salah satu bentuk kontribusi Gonzales setelah memeluk agama Islam.

spotbet login

Ketik kata kunci lalu Enter

close