TSGoGSCpBSG0TpMiTSOlGfr9Td==

Toto Wolff Waspadai Kebangkitan McLaren, Gelar F1 Mercedes 2026 Mulai Terancam

toto wolff mewaspadai ancaman mclaren di f1 2026
Toto Wolff menyadari ancaman McLaren dan Max Verstappen dalam persaingan gelar F1 2026. (Dok. Ist)

INDONESIATERKINI.ID — Toto Wolff mulai mewaspadai perubahan peta persaingan perebutan gelar Formula 1 (F1) 2026 setelah McLaren dan Max Verstappen menunjukkan kebangkitan. Meski Mercedes masih memimpin klasemen konstruktor dan Kimi Antonelli berada di puncak klasemen pembalap, keunggulan tersebut mulai mendapat tekanan.

Antonelli saat ini unggul 59 poin atas rekan setimnya, George Russell, serta unggul 83 poin dari Lando Norris yang membela McLaren. Namun, Verstappen menghidupkan kembali persaingan setelah memenangkan balapan di Hungaria dan Belanda.

Situasi tersebut mengingatkan pada musim 2025 ketika Verstappen sempat tertinggal 104 poin dari Oscar Piastri selepas GP Belanda. Pembalap Red Bull itu kemudian tampil luar biasa pada akhir musim dan mampu memangkas jarak hingga hanya tertinggal dua poin dari Norris yang akhirnya merebut gelar.

Mercedes tak bisa mengejar pengembangan rival

Setelah balapan di Zandvoort, Wolff mengungkapkan bahwa Mercedes menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan mobil secepat McLaren atau Ferrari. Kondisi tersebut berkaitan dengan batas biaya yang membuat tim harus beroperasi dalam "realitas finansial" yang ada.

Mercedes diketahui telah memberikan peningkatan besar terakhir pada mobilnya saat GP Kanada pada Mei. Setelah itu, kemampuan untuk terus mengejar perkembangan rival menjadi lebih terbatas.

Dalam klasemen konstruktor, Mercedes memang masih memiliki keunggulan cukup besar. Ferrari tertinggal 87 poin, sedangkan McLaren berada 162 poin di belakang Mercedes.

Namun, Wolff tidak ingin selisih tersebut membuat tim lengah. Ia menilai pola kebangkitan seperti yang ditunjukkan Verstappen sebelumnya tetap menjadi ancaman yang harus diperhitungkan.

Wolff minta Mercedes kembali menemukan momentum

Ketika ditanya mengenai potensi McLaren mengulangi kebangkitan Verstappen dalam perebutan gelar pembalap, Wolff mengakui bahwa ancaman tersebut sudah menjadi perhatian Mercedes.

"Ya, maksud saya, sangat sadar akan fakta ini, tetapi bukan hanya Norris, kami juga memiliki selisih [59] poin dengan Lewis," kata Wolff kepada media, termasuk RacingNews365.

Ia menegaskan Mercedes harus memperlakukan setiap akhir pekan balapan dengan serius karena persaingan dapat menjadi semakin ketat.

"Itu adalah sesuatu yang harus diwaspadai, jadi ini akan menjadi sulit, dan bisa menjadi lebih ketat.

"Kami hanya perlu melakukan pekerjaan terbaik setiap akhir pekan, setiap sesi, setiap akhir pekan.

"Kami memiliki lawan yang cukup baik untuk memenangkan balapan, dan mereka telah memenangkan dua balapan sekarang di trek di mana mereka juga sangat baik di tahun-tahun sebelumnya, jadi mari kita lihat apakah kita bisa mendapatkan momentum kembali."

Dua kemenangan Verstappen di Hungaria dan Belanda menjadi sinyal bahwa persaingan gelar F1 2026 belum sepenuhnya aman bagi Mercedes. Dengan McLaren yang terus memberi tekanan, Wolff kini harus menjaga keunggulan Mercedes sekaligus memastikan Antonelli tidak kehilangan momentum di sisa musim.

toto

Ketik kata kunci lalu Enter

close