![]() |
| Bersinar di Fortuna Sittard, Justin Hubner Ngaku Sudah Nyetel dengan Eredivisie |
INDONESIATERKINI.ID — Performa bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, kian menanjak bersama Fortuna Sittard di kompetisi Eredivisie musim 2025/2026.
Pemain berusia muda itu perlahan menjelma sebagai sosok penting di jantung pertahanan tim asal Limburg tersebut.
Momen spesial dirasakan Hubner pada laga pekan ke-18 Eredivisie saat Fortuna Sittard bertandang ke markas Go Ahead Eagles.
Dalam duel yang digelar di Stadion De Adelaarshorst, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, ia menjadi penyelamat timnya dari kekalahan.
Fortuna Sittard harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 kontra tuan rumah. Hasil ini terasa istimewa karena gol penyeimbang dicetak Justin Hubner pada masa injury time.
Gol krusial di menit akhir
Dalam pertandingan tersebut, Fortuna Sittard sempat memimpin lebih dulu lewat gol Kristoffer Peterson pada menit ke-36. Namun keunggulan itu sirna setelah Mathis Suray mencetak dua gol sekaligus membawa Go Ahead Eagles berbalik unggul 2-1.
Ketika laga tampak akan berakhir dengan kekalahan Fortuna, Justin Hubner muncul sebagai pahlawan. Bek kidal itu sukses memaksimalkan umpan Alen Halilovic dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper Jari De Busser. Gol tersebut memastikan skor akhir 2-2.
Tambahan satu poin membuat Fortuna Sittard naik ke posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 22 poin. Mereka pun menggeser Go Ahead Eagles yang kini berada tepat di bawahnya dengan selisih dua angka.
Bek rasa penyerang
Laga di Deventer menjadi kenangan tersendiri bagi Justin Hubner. Pasalnya, gol ke gawang Go Ahead Eagles merupakan gol perdana sepanjang karier profesionalnya di Eredivisie.
Didatangkan dari Wolverhampton Wanderers U-21 pada bursa transfer musim panas lalu, perjalanan Hubner di Fortuna Sittard sempat tidak mulus. Ia pernah mengalami masa sulit, termasuk insiden kartu merah saat menghadapi Ajax yang membuatnya mendapat sorotan tajam dari pelatih.
Namun perlahan, Hubner mulai menemukan ritme permainan. Hingga pekan ke-18, ia telah mencatatkan 12 penampilan di Eredivisie, dengan tiga di antaranya sebagai starter.
Pujian pun datang dari klubnya sendiri.
"Justin Hubner menjelma seperti seorang penyerang berpengalaman, melepaskan tembakan keras ke gawang Go Ahead Eagles, mengubah skor menjadi 2-2. Ini mengikuti pola yang mirip dengan awal musim ini, ketika kedua tim juga sama-sama mengakhiri pertandingan dengan skor yang sama," tulis laman resmi Fortuna Sittard.
Proses adaptasi berbuah manis
Dalam wawancara dengan media Belanda, De Limburger, Justin Hubner mengungkapkan bahwa dirinya kini mulai nyaman dengan atmosfer dan persaingan di Eredivisie. Pengalaman berkarier di Inggris disebutnya sangat membantu proses adaptasi.
Ia mengakui adanya perbedaan karakter permainan antara sepak bola Inggris dan Belanda, terutama dalam hal intensitas duel.
Meski begitu, Hubner menegaskan dirinya tetap ingin menunjukkan kualitas sebagai bek yang agresif namun tetap berkontribusi dalam membangun permainan.
"Eredivisie butuh waktu untuk beradaptasi, karena di Inggris kami bermain lebih keras. Mereka tidak terbiasa dengan tekel saya di sini," ujar Justin Hubner kepada De Limburger Nederland.
Ia juga menyinggung kritik yang sempat diarahkan kepadanya terkait gaya bermain yang dianggap terlalu keras.
"Saya juga menghadapi banyak kritik, dari orang-orang yang berpikir saya bisa menjatuhkan siapa saja. Tapi seperti yang anda lihat, saya juga bisa bermain sepak bola dan bertahan."
Lebih lanjut, Hubner menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dalam bermain.
"Saya harus lebih menunjukkan itu, dan terkadang tetap sedikit lebih tenang. Jika saya tetap tenang, tidak ada yang bisa melewati saya," tandasnya.
Dengan performa yang terus meningkat, Justin Hubner kini tak hanya dikenal sebagai palang pintu tangguh, tetapi juga bek modern yang mampu memberi kontribusi nyata di lini serang Fortuna Sittard.


