![]() |
| MNC Asset Management genjot APERD, bidik pertumbuhan bisnis Reksa Dana 2026. (Dok. Iss) |
INDONESIATERKINI.ID — PT MNC Asset Management menyiapkan strategi ekspansif pada 2026 dengan memperluas jaringan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) guna mengakselerasi pertumbuhan bisnis reksa dana.
Langkah ini ditempuh seiring kinerja positif sejumlah produk unggulan, mulai dari MNC Dana Syariah hingga MNC Dana Lancar.
Direktur MNC Asset Management Dimas Aditya Ariadi mengatakan, penguatan jalur distribusi melalui APERD menjadi fokus utama perusahaan tahun depan. Menurutnya, kualitas dan jangkauan agen penjual berperan penting dalam mendorong aktivasi produk sekaligus meningkatkan imbal hasil bagi investor.
“Kami akan memperbanyak dan memperluas agen penjual reksa dana. Total agen penjual reksa dana kami di 2025 berjumlah sembilan belas, dan target di 2026 ini akan ada penambahan sembilan lagi agen penjual reksa dana, baik itu banking, perusahaan efek, ataupun fintech,” kata Dimas dalam rapat koordinasi bertema Growing Together, Soaring Stronger di iNews Tower, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, percepatan distribusi produk akan disesuaikan dengan momentum pasar dan tahapan rencana bisnis perusahaan.
Dengan strategi tersebut, MNC Asset Management optimistis dapat memperluas nilai aset kelolaan (asset under management/AUM) sekaligus meningkatkan profitabilitas korporasi.
Pada 2025, capaian AUM perseroan tercatat tumbuh 47,34 persen.
Angka ini ditargetkan menembus lebih dari 50 persen pada 2026, didorong kontribusi produk-produk dengan kinerja kompetitif dan pengelolaan portofolio yang dinilai efektif di tengah dinamika pasar.
Adapun produk andalan yang terus dipacu distribusinya antara lain Reksa Dana Pasar Uang MNC Dana Lancar, Reksa Dana Pendapatan Tetap MNC Dana Syariah, serta Reksa Dana Saham MNC Dana Ekuitas.
“First quarter ini kami akan fokus memaksimalkan produk yang existing. Itu adalah reksa dana pendapatan tetap MNC Dana Syariah yang memang memberikan strategic stabil dan bertumbuh dan juga imbal hasilnya cukup kompetitif. Indikasi imbal hasilnya per harinya itu di 0,02 persenan per harinya dan kami juga akan menjaga terus hal tersebut,” ujar Dimas.
Ia juga mengapresiasi kinerja tim yang dinilai berhasil mendorong pertumbuhan bisnis secara organik melalui strategi investasi dan penjualan yang tepat sasaran.
“Ini menurut saya cukup luar biasa kenaikan ini. Ini benar-benar jerih payah teman-teman semua yang di cabang maupun kantor pusat, kita naik secara organik. Strategic yang kita lakukan di sisi investment dan sales, itu semuanya berhasil,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, kinerja MNC Asset Management sepanjang 2025 menunjukkan tren positif.
Produk Reksa Dana Pasar Uang MNC Dana Lancar berhasil menempati peringkat ke-7 dari sekitar 150 produk sejenis pada akhir tahun lalu.
Sementara itu, MNC Dana Syariah terus mencatatkan pertumbuhan yang konsisten seiring akselerasi bisnis yang dijalankan perusahaan.


